Wirid Sebelum Tidur
☄️ *Wirid Jelang Tidur*
🔅1. Meniupkan tiga surat perlindungan (Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas) pada kedua telapak tangan, kemudian mengusapkan ke kepala, wajah, dan seluruh tubuh yang terjangkau. Beliau lakukan sebanyak 3 kali. (HR. Bukhari dari Aisyah Radhiyallahu Anha)
🔅2. Ayat Kursi (Hadist Bukhari dari Abu Hurairah)
🔅3. Dua ayat di akhir surat Al Baqarah (Hadits Muslim dari Ibnu Mas’ud)
🔅4. Surat Al Kaafirun (Hadist Hasan Abu Dawud dari Naufal Al Asyja’i)
🔅5. Surat Al Isra’ dan Az Zumar (Hadist Hasan At Tirmidzi dari Aisyah)
🔅6. Bertasbih 33 kali, bertahmid 33 kali, dan bertakbir 34 kali. (Hadits Bukhari Muslim dari Ali bin Abi Thalib)
🔅7. Membaca Doa sebelum tidur diantaranya sebagai berikut ini:
📜Dari Khudzaifah bin Al Yaman –radhiyallahu ‘anhu- berkata:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ قَالَ بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا وَإِذَا اسْتَيْقَظَ مِنْ مَنَامِهِ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ
رواه البخاري (6324)
“Bahwa Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- jika beliau ingin tidur beliau berkata: BISMIKA ALLAHUMMA AMUUTU WA AHYA “Dengan nama-Mu Ya Allah, aku mati dan aku hidup, dan jika beliau bangun dari tidur beliau berkata: ALHAMDULILLAHILLADZI AHYAANAA BA’DA MA AMAATANAA WA ILAIHIN NUSYUUR. “Segala puji bagi Allah Yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nya lah kami dikembalikan”. (HR. Bukhori: 6324)
📜Dari Hafshah –radhiyallahu ‘anha- bahwa Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- pada saat beliau ingin tidur, maka beliau meletakkan tangan kanannya di bawah pipinya, lalu beliau bersabda:
اللَّهُمَّ قِنِى عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ ، ثَلاَثَ مِرَارٍ
ALLAHUMMA QINII ‘ADZAABAKA YAUMA TAB’ATSU ‘IBAADAAKA
“Ya Allah jagalah aku dari adzab-Mu pada hari dimana Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu”. Sebanyak 3 kali. (Hadits Shahih Abu Dawud)
📜Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila berbaring di tempat tidur, maka beliau mengucapkan:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَكَفَانَا وَآوَانَا فَكَمْ مِمَّنْ لَا كَافِيَ لَهُ وَلَا مُؤْوِيَ
: ” ALHAMDU LILLAAHIL LADZII ATH’AMANAA WASAQOONAA WAKAFAAANAA WA AA WAANA FAKAM MIMMAN LAA KAAFIYA LAHU WALAA MU’WIYA Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, serta mencukupi kebutuhan kami dan memberikan kami tempat berlindung, karena masih banyak orang yang tidak mempunyai kecukupan dan tempat berlindung.” (HR. Muslim)
💡Dari banyaknya riwayat ini menunjukkan bahwa Nabi Muhammad sangat konsen dalam berdzikir sebelum tidur. Dzikir untuk mengawali istirahat malam sehingga istirahat menjadi penuh berkah dan berkwalitas. Dan sebenarnya masih banyak dzikir dan doa yang lain yang belum kami sebutkan disini karena keterbatasan tulisan. Namun mengamalkan semua dzikir diatas sudah sangat baik. Dzikir sebagai ikhtiyar menutup mata -baik sementara atau selama-lamanya- dalam keadaan terus jngat dan terhubung kepada Allah. Semoga Allah tutup mata kita untuk selama-lamanya dalam keadaan Husnul khatimah.
Ust. Rohmanto
🌸Pesantren Riyadhul Quran


